Monday, January 28, 2013

RIPTA : Perjuangan Tentara Pecundang



CUCI GUDANG!


SINOPSIS
“Pejuan bisa mati, tetapi nilai perjuangan tetap dikenang,” namun persoalannya tidak sesederhana itu. Siapakah sesungguhnya yang patut disebut pejuang?. Mungkinkah terjadi pergeseran persepsi tentang hal ini karena perjalanan waktu. Perbedaan generasi dan factor gender?
Sebagian kenyataan perjuangan kemanusiaan Indonesia, misalnya revolusi kemerdekaan 1945-1949. Telah banyak digagas dan dikarang, khususnya oleh kalangan ABRI.
Meski tidak bermaksud meluruskan kenyataan seperti itu, kebaruan RIPTA dalam lukisan kata-kata penulisannya yang kental dengan kejawaan telah jeli mewaspadai bahwa tidak (selamanya) ada hirarki antara gagasan kata dan kenyataann.
Intimitas kehidupan sehari-hari menjadi peran-peran perempuan dalam novel ini mengungkap suatu “kuasa hasrat” akan kemanusiaan dari rakyat yang biasa-biasa saja. Bukan sebaliknya. Seperti hasrat kuasa dari kaum elitis Indonesia.


HARGA SPESIAL!
HANYA Rp 8.000,-
BURUAN TERBATAS

Beli Lebih 5 Buku dapat diskon lagi!
Pesan + Diantar!
Hubungi : 085643823443 (SMS)

2 comments: